Kamis, 20 Juni 2013

Conversation

Softskill Assignment
Member of Group:
            Arie Septian            (21210040)
            Dhonny Aditya       (21210942)
            Ferry Maihami        (22210755)

Conversation
A : Arie
D : Dhonny
F : Ferry

PT. Elmer is a company engaged in trading a wide range of educational games. The company only sells its products only to a distributor listed in Indonesia. On May 21, 2013, the board of directors held a board meeting to discuss the accounting policies that will be used by the company.

A             : Greetings, Ladies and Gentlement. I am Arie Septian and I’m your CEO. Thank you for coming today and our schedule for today’s meeting is to discuss about accounting policy that our company will use. Okay, Now we will hear the presentation that will be explained by our senior Accountant, Mr. Dhonny.
D             : Good morning Ladies and Gentlemen. I’m Dhonny and I will explain the overview of our accounting policy. For the general policy, we will use Accrual basic method and every month we will make the trial balance. Okay, before I continue the overview, Any question?
F              : So, to make every transaction in the existing journals, what journal will we use?
D             : We will use special journals and journals memorial to perform any transaction journal.
Special journal is used to record credit purchases, credit sales, transactions related to cash disbursements and cash receipts.
While the memorial journal will be used to record transactions relating to the purchase returns and sales returns.
F              : Okay,then.
A             : So, Mr. Dhonny, What currency  will we use?
As you know that we import our product not only from Indonesian Distributor but also from Japan and China as well.
D             : Well, we will use a single currency, that is, Rupiah. Because from last period we used Rupiahs as our currency.
Beside that, most of our distributor and customer are from Indonesia as well.
A             :  Well, that’s a great explanation, Mr. Dhonny. Go on.
D             : Thank you, sir. Next, for purchasing transaction.
To freight cost will be borne by the company. Every purchase return transactions will be calculated by subtracting the value of our debt.
F              : Anyway, How about the late fees?  
Last period we used 2%  from the price as the late fee’s policy, right?
D             : Yes, that’s right, sir. But, now we will use 1% from the price as our late fee’s policy.
F              : Great.
A             : Please, continue your presentation, Mr. Dhonny.
D             : For the disbursement transaction, the disbursement more than Rp2000.000,00 we use queue for the payment and for the disbursement that less than Rp2000.000,00 we use the petty cash for the payment. And we use a fluctuative method also.
A             : Great idea Mr. Dhonny. Mr. Ferry what do you think about it?
F              : It’s okay with me, Sir.
A             : Let’s move to our next subject, for sales subject. What are think about this subject? And what accounting policy you will take for this year?
D             : For this year, every sales return transaction will reduce our account receivable account sir. Sir, for the term condition I have a suggestion for it.
A             : What is that Mr. Dhonny?
D             : Okay then, for the term this year we will use 2/10, n/30.
F              : Mr. Dhonny but last year we used 3/15, n/EOM. And I think that fits our sales.
D             : No, Mr. Ferry. When we our company used that policy, we suffered loss because of that policy. We can’t take any risk Mr. Ferry
A             : Hmmm I think that is a good idea, because we got some complains from the stockholder. Because our profit drops less than the year before.
F              : Okay sir, I can take that.
A             : Okay, today’s meeting is enough Mr. Dhonny and Mr. Ferry. Our secretary will re-schedule our next meeting. And you can leave us from now. Thanks for attending this meeting. Until we meet, Mr. Ferry and Mr. Dhonny.
F              : Okay, sir. You’re welcome

D             : Okay sir .. ‘till we meet again.

Kamis, 04 April 2013

istilah akuntansi


1. Uang                                   = Money
2. Utang                                  = Debt
3. Utang Jangka Pendek          = Short Term Payable/ Short Term Liabilities
4. Utang Dagang                      = Account Payable
5. Utang Bank                         = Bank Payable
6.     Utang Obligasi                     = Bond Payable
7.     Utang Bunga                        = Interest Payable
8.     Utang Hipotek                      = Mortgage Payable
9.     Utang Wesel                        = Notes Payable
10.   Utang Gaji                           = Salaries Payable
11.   Utang Pajak                        = Tax Payable
12.   Utang Biaya                        = Accrued Expense
13.   Utang Jangka Menengah     = Mid Term  Payable /Mid Term Liabilities
14.   Utang Jangka Panjang         = Long Term Payable/ Long Term Liabilities
15.   Umur Ekonomis                  = Economic Value
16.   Unit                                    = Unit
17.   Unit Produksi                     = Unit of Production
18.   Unit Usaha                         = Unit of Business
19.   Utang Deviden                   = Dividends Payable
20.   Untung Bersih                   = Net Profit

Jumat, 18 Januari 2013

Tugas Akhir Bahasa Indonesia 2

Judul        : Koperasi
Tema        : Laporan Keuangan Koperasi

1.    Teori
1.1 Pengertian Koperasi
1.2                Jenis – jenis koperasi
1.2.1   Jenis koperasi menurut fungsinya
1.2.2  Jenis koperasi berdasarkan tingkat dan luas daerah kerja
1.2.3  Jenis koperasi menurut status keanggotaan
1.3                Pengertian laporan keuangan
1.4                Tujuan Laporan keuangan
1.5                 Karakteristik kualitatif laporan keuangan
2.   Penyusunan laporan keuangan koperasi  
3.   Contoh laporan keuangan koperasi

Koperasi
 Pengertian koperasi secara sederhana berawal dari kata ”co” yang berarti bersama dan ”operation” (Koperasi operasi) artinya bekerja. Jadi pengertian koperasi adalah kerja sama. Sedangkan pengertian umum koperasi adalah : suatu kumpulan orang-orang yang mempunyai tujuan sama, diikat dalam suatu organisasi yang berasaskan kekeluargaan dengan maksud mensejahterakan anggota. Kegiatan usaha koperasi merupakan penjabaran dari UUD 1945 pasal 33 ayat (1). Dengan adanya penjelasan UUD 1945 Pasal 33 ayat (1) koperasi berkedudukan sebagai soko guru perekonomian nasional dan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam sistem perekonomian nasional. Sebagai salah satu pelaku ekonomi, koperasi merupakan organisasi ekonomi yang berusaha menggerakkan potensi sumber daya ekonomi demi memajukan kesejahteraan anggota. Karena sumber daya ekonomi tersebut terbatas, dan dalam mengembangkan koperasi harus mengutamakan kepentingan anggota, maka koperasi harus mampu bekerja seefisien mungkin dan mengikuti prinsip-prinsip koperasi dan kaidah-kaidah ekonomi.
Jenis – Jenis Koperasi
Jenis Koperasi menurut fungsinya
  • Koperasi pembelian/pengadaan/konsumsi adalah koperasi yang menyelenggarakan fungsi pembelian atau pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan anggota sebagai konsumen akhir. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pembeli atau konsumen bagi koperasinya.
  • Koperasi penjualan/pemasaran adalah koperasi yang menyelenggarakan fungsi distribusi barang atau jasa yang dihasilkan oleh anggotanya agar sampai di tangan konsumen. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pemasok barang atau jasa kepada koperasinya.
  • Koperasi produksi adalah koperasi yang menghasilkan barang dan jasa, dimana anggotanya bekerja sebagai pegawai atau karyawan koperasi. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pekerja koperasi.
  • Koperasi jasa adalah koperasi yang menyelenggarakan pelayanan jasa yang dibutuhkan oleh anggota, misalnya: simpan pinjam, asuransi, angkutan, dan sebagainya. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pengguna layanan jasa koperasi.
Apabila koperasi menyelenggarakan satu fungsi disebut koperasi tunggal usaha (single purpose cooperative), sedangkan koperasi yang menyelenggarakan lebih dari satu fungsi disebut koperasi serba usaha (multi purpose cooperative).
Jenis koperasi berdasarkan tingkat dan luas daerah kerja
  • Koperasi Primer
Koperasi primer ialah koperasi yang yang minimal memiliki anggota sebanyak 20 orang perseorangan.
  • Koperasi Sekunder
Adalah koperasi yang terdiri dari gabungan badan-badan koperasi serta memiliki cakupan daerah kerja yang luas dibandingkan dengan koperasi primer. Koperasi sekunder dapat dibagi menjadi :
  • koperasi pusat - adalah koperasi yang beranggotakan paling sedikit 5 koperasi primer
  • gabungan koperasi - adalah koperasi yang anggotanya minimal 3 koperasi pusat
  • induk koperasi - adalah koperasi yang minimum anggotanya adalah 3 gabungan koperasi
Jenis Koperasi menurut status keanggotaannya
  • Koperasi produsen adalah koperasi yang anggotanya para produsen barang/jasa dan memiliki rumah tangga usaha.
  • Koperasi konsumen adalah koperasi yang anggotanya para konsumen akhir atau pemakai barang/jasa yang ditawarkan para pemasok di pasar.
Kedudukan anggota di dalam koperasi dapat berada dalam salah satu status atau keduanya. Dengan demikian pengelompokkan koperasi menurut status anggotanya berkaitan erat dengan pengelompokan koperasi menurut fungsinya.
Laporan Keuangan
Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntannsi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi :
  • Neraca
  • Laporan laba rugi
  • Laporan perubahan ekuitas
  • Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau laporan arus dana
  • Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan

Tujuan Laporan Keuangan

Menurut Standar Akuntansi Keuangan yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia tujuan laporan keuangan adalah Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan.

Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan

Karakteristik kualitatif merupakan ciri khas yang membuat informasi dalam laporan keuangan berguna bagi pemakai. Terdapat empat karakteristik kualitatif pokok yaitu :
  • Dapat Dipahami
informasi yang disajikan dalam laporan keuangan dapat dipahmi peserta dan bentuk serta istilahnya disesuaikan dengan batas para pengguna
  • Relevan
laporan keuangan dianggap jika informasi yang disajikan didalamnya dapat mempengaruhi keputusan pengguna
  • Keandalan
informasi dalam laporan keuangan bebas dari pengertian yang menyesatkan dan kesalahan material
  • Dapat diperbandingkan
informasi yang disajikan akan lebih berguna bila dapat diperbandingkan dengan laporan keuangan pada periode sebelumnya.
Penyusunan Laporan Keuangan
Setelah tahun buku berakhir, pengurus koperasi wajib menyusun laporan keuangan tahunan yang memuat sekurang-kurangnya:
1.           Perhitungan tahunan yang terdiri dari neraca, perhitungan hasil usaha serta penjelasan atas dokumen tersebut.
2.           Keadaan dan usaha koperasi serta hasil usaha yang dapat dicapai.
Neraca, perhitungan hasil usaha serta penjelasannya merupakan laporan pokok keuangan koperasi. Laporan keuangan koperasi tidak jauh berbeda dengan laporan keuangan untuk perusahaan lain. Perbedaan utama terletak pada penyajian modal dan perhitungan laba rugi.

Contoh Laporan Keuangan Koperasi